Judul: Dualisme Kekuasaan di Tanah Papua.
Penulis: Natalis Ginuni.
Kata Pengantar: Edward L. Poelinggomang.
Ukuran: 13 X 19 cm.
ISBN: 979-17587-3-5.
Harga: Rp 25.000.
Papua Barat (dahulu dalah Irian Barat), memiliki arti tersendiri dan penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, karena dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) termasuk agenda yang ditunda. Dewasa ini masyarakat adat Papua Barat khususnya Desa Gewirpe, sangat dinamis dan terbuka terhadap perubahan. Namun, jatidirinya sebagai bangsa yang memiliki warisan budaya tidak luntur sehingga mereka berada dalam dualisme kekuasaan. [V]
Add your comment