Feedback

Makassar

Khairil Anas   •   2 Feb 2012   •   Budaya

Prosesi Pernikahan Ala Adat Makassar

Pernikahan merupakan bagian terpenting dan dianggap sakral dalam kehidupan manusia yang beradab.Masyarakat Makassar meyakini bahwa, pernikahan adalah wadah tempat bersatunya dua keluarga besar.

Khairil Anas   •   23 Nov 2011   •   Sejarah

Masjid Al Hilal-Katangka

Senin pertengahan November 2011, menjelang matahari tergelincir ke arah Barat, VERSI mampir ke Masjid Tua Al Hilal Katangka, masjid tertua dan pertama di Provinsi Sulawesi-Selatan. Dari angka tahun yang tertempel di dinding bagian luar masjid tertera angka 1603, berarti masjid tersebut telah berusia 408 tahun, bila kita berhitung dari tahun...

Khairil Anas   •   26 Oct 2011   •   Budaya

Tallu Cappa’: Falsafah Orang Makassar di Perantauan

Merantau sudah menjadi kebiasaan kebanyakan orang Makassar, sejak dulu sampai sekarang. Selain dikenal sebagai perantau, orang Makassar juga sangat dikenal sebagai pelaut ulung.  Ada Sebuah Kebiasaan yang dipegang oleh masyarakat Makassar  yang juga sudah menjadi adat para orang tua ketika melepas anaknya pergi merantau. Ketika...

Maysir Yulanwar   •   3 Oct 2011   •   Budaya

Makassar: Negeri Para Pelaut Ulung

Dahulu kala Kepulauan Aru dan sebagian Wilayah Maluku Termasuk Wilayah Kerajaan Makassar (Gowa-Tallo)

Nur Allan Lasido   •   29 Sep 2010   •   Sejarah

Masjid Raya Makassar

Saat adzan menyahut pada Dzuhur kala itu, suasana Masjid Raya Makassar berubah menjadi sentrum bagi jiwa yang terpanggil. Siang itu, masjid yang dibangun pada 1949 masih menyisakan kerinduan. Sebuah kerinduan berbalut jiwa yang sublim akan keridohan sang Khalik.  Lalu lalang jamaah dari beberapa titik keramaian  bergegas menuju tiga...

Khairil Anas   •   10 Aug 2010   •   Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Perjanjian Bungaya

Tidak banyak orang kenal dengan daerah Bonto Barombong, bila dibandingkan dengan kepopuleran Tana Toraja dengan tongkonannya, Bira dengan kebeningan laut dan pantainya yang berpasir putih lembut, atau Bantimurung dengan air terjunnya yang eksotis, yang kerap menjadi buah bibir, bahkan telah menjadi salah satu daerah unggulan tujuan wisata di...

Fakhri Samadi   •   16 Jul 2010   •   Budaya

Mengenal Sajak Makassar dalam Kelong

Manusia selalu merefleksikan jiwa dan pikiran serta imajinasinya ke dalam seni. Seni dan apresiasi terhadapnya selalu menjadi refleksi akan kondisi diri dan lingkungan sekitarnya. Seni juga menjadi media penyampai pesan yang efektif sekaligus sangat persuasif agar bisa diterima dengan baik oleh orang yang hendak diberi pesan. Seni menyampaikan...

Nur Allan Lasido   •   9 Jun 2010   •   Sejarah

Jejak Diaspora Melayu di Makassar

Siang itu langit masih seperti kemarin. Cukup cerah. Kumpulan awan terlihat bagai kapas yang berserakan di permukaan karpet biru muda. Kawasan Makassar tua yang padat penduduk ini terlihat tak terbendung, meski arus kendaraan satu arah telah menjadikannya khusus. Badan jalan yang menghubungkan  pelabuhan Soekarno Hatta itu penuh sesak...

Khairil Anas   •   22 Jan 2010   •   Budaya

Ritual Mencuci Benda Pusaka Kerajaan Gowa

Seusai makan siang bersama, para lelaki segera mengenakan jas tutup lengkap dengan songkok guru (peci khas Makassar). Sementara perempuannya memakai baju bodo dan simboleng (konde khas Makassar) dan kingking lipa’ sa’be (cara pemakaian sarung sutra ala Makassar). Mereka berpakaian lengkap seperti ini untuk mengikuti Accera’ Kalompoang, ritual...

Khairil Anas   •   20 Jan 2010   •   Budaya

Accera Kalompoang di Balla Lompoa

Balla Lompoa yang berada di jantung Sungguminasa, ibukota Kabupaten Gowa, hingga saat ini masih berdiri kokoh dan terawat. Berfungsi sebagai museum, Balla Lompoa yang secara harfiah berarti Rumah Besar atau Rumah Agung, awalnya adalah istana kerajaan Raja Gowa ke XXXV, yakni I Mangngi-Mangngi Daeng Matutu Karaeng Bontonompo Sultan Muhammad...