Feedback

seni

Khairil Anas   •   26 Jan 2010   •   Seni

Lukisan yang Menyimpan Kisah Tragis

Obyeknya sederhana. Rumah tingkat, kursi malas, dan lingkaran purnama. Tapi siapa sangka, lukisan berjudul ‘Sakral’ ini mengandung kisah pedih, tragedi rumah tangga yang getir. Sebagai seniman, Walangadi merasa perlu menanam tragedi itu...

Maysir Yulanwar   •   30 Dec 2009   •   Seni 1

Profesor Para Pelukis

Mendapat tantangan dari kedua orangtua bukanlah hal yang mudah. Itu yang dialami  Zainal muda, lantaran minta berhenti sekolah di saat masih kelas 1 SMA, dengan alasan ingin menjadi pelukis. Bapaknya marah bukan kepalang, harapan...

Khairil Anas   •   29 Dec 2009   •   Seni

Graffity Sebagai Candu

Di beberapa sudut-sudut kota Makassar, sering kali kita jumpai coretan-coretan dengan berbagai corak dan warna yang mancolok menghiasi tembok pagar dan dinding ruko atau bangunan lain. Coretan itu bermunculan begitu saja, tanpa kita...

Maysir Yulanwar   •   29 Dec 2009   •   Seni

Bersandiwara untuk Kebenaran

Sungguh tipis perbedaan antara fiksi dan realita. Kalaupun ada yang berhasil berdiri dengan dagu terangkat di antara keduanya, Petta Puang lah orangnya. Tokoh ambivalen berkarakter unik, mewakili banyak sosok Bugis Makassar yang bangga...

Maysir Yulanwar   •   13 Sep 2009   •   Seni

Rumah Dokumentasi Dan Sihir Ludwig

Waktu menunjukkan pukul 11 siang itu. Hari minggu, terik begitu menyengat. Mengunjungi rumah seniman ibarat masuk ke dunia lain; selalu ada yang menarik, aneh, bahkan edan. Tapi rumah penyair satu ini, bukan ada yang menarik, tapi ‘...

Maysir Yulanwar   •   13 Sep 2009   •   Seni 1

Melukis Dengan Rasa

Berilah pena atau pulpen kepada anak-anak, maka tunggulah coretan. Berilah pulpen kepada penyair, maka tunggulah bait syair. Kepada wanita, tunggulah daftar belanja. Dan kepada perupa, tunggulah lukisan.