Feedback

galeri

  •  

Pasar Kaget

Pasar kaget di keramaian kendaraan.
Pasar kaget di keramaian kendaraan.

 

 

Hati-hati terinjak..
Hati-hati terinjak..

 

 

Silakan pilih, butuh yang mana?
Silakan pilih, butuh yang mana?

 

 

Merengsek ke jalan.
Merengsek ke jalan.

 

 

Di saat mulai terik.
Di saat mulai terik.

 

 

Membayar harga tomat.
Membayar harga tomat.

 

 

Menjelang Maghrib. Giliran pedagang sayur membeli, setusuk bakso goreng.
Menjelang Maghrib. Giliran pedagang sayur membeli, setusuk bakso goreng.

 


Pasar tradisional identik dengan kemunculannya yang tiba-tiba dan semaunya, sehingga biasa disebut ‘Pasar Kaget’. Sifatnya yang sporadis –yang jika dibiarkan bisa permanen di suatu tempat, kerap menjengkelkan para pengguna jalan, karena selain mengambil badan jalan dan memunculkan keramaian yang acak, pasar model ini mengakibatkan kemacetan dan tebaran sampah organik. Namun pun demikian, pasar ini masih dibutuhkan masyarakat, juga para pedagang kecil untuk mengais rezeki. Tinggal pemerintah mengaturnya dengan baik, merawat mereka dengan cara yang santun dan patut. Tidak melukainya dengan izin minimarket tak terkendali, yang kini nyaris merajai sudur-sudut kota. [V]      

Tanggal    : 4 Juli 2011.
Lokasi    : Jl. Usman Salengke, Sungguminasa - Gowa

Fotografer: 
Ariane Mays
Contact Info: 
Makassar

No comments

Add your comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly. If you have a Gravatar account associated with the e-mail address you provide, it will be used to display your avatar.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd><img>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Image links with 'rel="lightbox"' in the <a> tag will appear in a Lightbox when clicked on.

More information about formatting options