Pasar tradisional identik dengan kemunculannya yang tiba-tiba dan semaunya, sehingga biasa disebut ‘Pasar Kaget’. Sifatnya yang sporadis –yang jika dibiarkan bisa permanen di suatu tempat, kerap menjengkelkan para pengguna jalan, karena selain mengambil badan jalan dan memunculkan keramaian yang acak, pasar model ini mengakibatkan kemacetan dan tebaran sampah organik. Namun pun demikian, pasar ini masih dibutuhkan masyarakat, juga para pedagang kecil untuk mengais rezeki. Tinggal pemerintah mengaturnya dengan baik, merawat mereka dengan cara yang santun dan patut. Tidak melukainya dengan izin minimarket tak terkendali, yang kini nyaris merajai sudur-sudut kota. [V]
Tanggal : 4 Juli 2011.
Lokasi : Jl. Usman Salengke, Sungguminasa - Gowa
Add your comment